Jenis Jenis Ayam Bangkok Berdasarkan Katuranggan Menurut Agen S128

Dalam pemahaman katuranggan, warna bulu dianggap bisa mempengaruhi bagaimana suatu jenis ayam bangkok dalam menjalani pertarungan di medan laga. Pemahaman ini dipercaya oleh banyak botoh ayam dan diyakini sebagai suatu kebenaran. Salah satu hal yang membuat pemahaman katuranggan ayam dipercaya adalah karena warna bulu ayam bisa mempengaruhi mental ayam lawan ketika bertarung. Benarkah pemahaman ini bila ditinjau dari sisi logis? Apa saja jenis-jenis ayam bangkok berdasarkan warna bulunya? Bagaimana kelebihan dari jenis ayam bangkok yang berbulu wiring kuning, taduang atau hitam, bangkeh, serta warna bulu ayam lainnya? Simak pemaparan berikut untuk mendapatkan semua jawabannya! Selamat membaca!

Katuranggan Jenis Ayam Bangkok dari Warna Bulu
Warna bulu memang bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi berkelas atau tidaknya suatu ayam bangkok. Akan tetapi, bulu dengan warna yang indah sering kali menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemiliknya. Bulu ayam bangkok bahkan acap menjadi standar kualitas dan nilai harga. Berikut ini adalah beberapa jenis ayam bangkok berdasarkan warna bulunya dalam ilmu katuranggan.

1. Ayam Wiring
Ayam wiring adalah jenis ayam bangkok dengan warna bulu hitam dengan rawis kuning kemerahan pada bagian ekor dan lehernya. Ayam wiring dibedakan menjadi 2 jenis yaitu ayam wiring kuning dan ayam wiring galih. Ayam wiring kuning adalah ayam wiring dengan ayam dengan warna dominan rawis kuning keemasan serta mempunyai paruh dan kaki yang juga berwarna kuning. Ayam wiring galih adalah ayam dengan rawis yang warnanya cenderuh merah-merah tuah kecoklatan. Perlu diketahui bahwa ayam wiring merupakan ayam kelas satu dalam katuranggan ayam bangkok. Oleh karena itu, sering kita jumpai ayam dengan bulu wiring akan dijual dengan harga yang sangat tinggi.

2. Ayam Hitam atau Taduang
Setelah ayam wiring, jenis ayam bangkok selanjutnya adalah ayam hitam atau ayam taduang. Ayam ini mempunyai karakteristik bulu dan rawis serta paruh, mata, dan kakinya berwarna hitam. Ayam hitam sering dipercaya mempunyai tuah. Kesaktian dalam bertarung pada ayam hitam bisa muncul tanpa diduga duga. Akan tetapi tidak semua ayam hitam (taduang) memiliki sifat yang demikian. Semuanya tergantung pada pulung si pemiliknya.

3. Ayam Bangkeh
Ayam bangkeh adalah jenis ayam bangkok dengan bulu kuning kemerahan baik pada rawis maupun pada bulu utamanya. Dalam katuranggan, ayam bangkeh dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu ayam bangkeh api dan ayam bangkeh emas. Ayam bangkeh api adalah ayam bangkeh dengan warna bulu kuning gelap kemerahan, sedangkan ayam bangkeh emas adalah ayam bangkeh dengan warna bulu kuning keemasan.

4. Ayam Kanso Atau Kelabu
Selanjutnya adalah ayam Kanso atau ayam kelabu. Jenis ayam bangkok ini memiliki bulu dengan warna dasar abu-abu. Dibedakan menjadi 2 jenis juga, yaitu ayam kanso monyet dan ayam kanso api. Ayam kanso monyet adalah ayam dengan rawis abu-abu kehitaman (gelap), sedangkan ayam kanso api adalah ayam kanso dengan rawis berwarna kuning kemerah-merahan.

5. Ayam Kuriak atau Jali
Ayam kuriak adalah jenis ayam bangkok dengan warna bulu campuran. Artinya bulu ayam ini bisa merupakan perpaduan dari berbagai warna, misalnya hitam, putih, atau warna-warna lainnya. Adapun dalam dunia ayam adu, ayam kuriak sangat jarang ditemui. Oleh karena kelangkaannya, ayam ini juga sering dijual dengan harga mahal.

6. Ayam Kinantan Atau Putih
Terakhir adalah ayam kinantan. Jenis ayam bangkok ini memiliki bulu dengan warna utama putih. Warna tersebut bahkan juga menjadi warna sisik kaki, paruh, hingga matanya. Ayam kinantan dianggap memiliki tuah yang tanpa ampun. Bila sedang hoki, pemiliknya bisa mendapat ayam kinantan yang benar-benar jago di medan tempur.

Nah, demikianlah jenis-jenis ayam bangkok berdasarkan warna bulunya dalam ilmu katuranggan. Masuk dalam jenis ayam manakah ayam bangkok milik Anda? Semoga bermanfaat.

Tips Merawat Anak Ayam Agar Menjadi Juara Adu Ayam S128

Tips Merawat Anak Ayam Agar Menjadi Juara Adu Ayam S128– Kamu pasti tau kan kalo Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anakan Ayam Aduan. Ayam Aduan berkualitas bisa didapatkan dari keturunan indukan Ayam Aduan asli, namun berdasarkan itu saja tidak cukup kan. karena itu Faktor perawatan juga menjadi salah satu asepek yang penting untuk menjadi penentu kualitas dan kesehatan ayam tersebut

Mari langsung saja kita bahas bersama sama pembahasan utama kita mengenai Tips Merawat Anak Ayam Agar Menjadi Juara Adu Ayam S128 berikut ini.

1. Kandang

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam perawatan anak Ayam Aduan yang baru lahir adalah Kandangnya, anak ayam yang baru lahir hingga usia 3 hari, biasanya masih dalam kondisi yang sangat rentan dengan kematian, jadi perawatan pada masa-masa tersebut haruslah dilakukan dengan sangat teliti dan intensif. Dalam hal ini menjaga kestabilan suhu dalam Kandang agar tetap hangat sangatlah penting agar anakan tersebut bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya, sedangkan dalam hal menjaga suhu secara alami adalah tugas dari induk betina (babon), oleh sebab itu tempatkanlah sang babon bersama dengan anakan yang baru lahir tersebut.

Jika anakan ayam ditetaskan dengan mesin penetas, untuk menjaga suhu dalam Kandang bisa digunakan bantuan bola lampu, Stkamur yang digunakan adalah bohlam dengan daya 5 watt saja. Selain suhu, faktor yang perlu diperhatikan adalah sirkulasi udara dalam Kandang, sebaiknya dinding Kandang dibuat agak rapat rongganya agar aliran udara tidak langsung mengenai anakan tersebut, karena masih lemah dan tidak tahan dengan udara yang dingin.

2. Pakan

S128 Adu Ayam – Pada usia 1-2 hari, anak ayam sebaiknya diberi minum air saja, karena kebutuhan nutrisi masih dapat terpenuhi oleh kuning telur yang menempel pada bulu-bulunya, setelah melewati usia tersebut, pakan bisa diberikan berupa pur dalam jumlah yang sewajarnya, dengan perbandingan 4:1 untuk campuran pakan pur dengan bekatul.

3. Suplemen Tambahan

Memasuki usia 1 bulan, anakan Ayam Aduan sudah bisa diberikan pakan dengan komposisi yang berbeda, banyak peternak memberikan campuran pakan pur dan susu bubuk bayi dengan perbandingan 5:1. Karena pemberian susu bubuk pada anakan ayam aduan usia 1-4 bulan sangat berpengaruh terhadap pembentukan tulang, otot, bulu dan bagian penting tubuh lainnya.

4. Cabut Bulu

Bulu-bulu yang tumbuh pada anak ayam menghabiskan banyak vitamin, mineral dan gizi dari makanan yang dikonsumsinya. Oleh sebab itu untuk membantunya tumbuh besar, sehat dan cepat, sebaiknya potong dan buanglah sebagian dari bulunya. Bulu yang dipotong pada usia 3 minggu adalah bulu pada sayap dan ekor. Sedangkan saat usia beranjak 2 bulan atau saat bulu punggung dan leher mulai rontok, maka bulu-bulu yang tersisa harus dicabut juga, terutama pada bagian dada dan paha. Dengan pencabutan bulu, dapat memaksimalkan penyerapan gizi makanan untuk pertumbuhan, kesehatan dan mempertebal kulit dari bagian tubuh yang bulunya dicabuti.

5. Perawatan Intensif

Perawatan anakan Ayam Aduan hingga usia 6 bulan atau sampai bulu rawis dan bulu leher barunya tumbuh, sebaiknya didalam kandang saja, ini untuk mencegah hilangnya energi ayam karena terlalu banyak bermain jika di luar kandang. Energi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan tubuhnya akan hilang bila sering diumbar. Oleh karena itu, jika ingin mengumbarnya, lakukan dalam waktu yang tidak lebih dari 20 menit setiap harinya.

Demikian sampai disini pembahasan artikel kita kali ini mengenai artikel dan iformasi yang kita sampaikan hari ini, semoga dengan panduan artikel ataupun informasi yang anda dapatkan melalui artikel kami dapat menambah sedikit wawasan anda dan juga kami berharap jika ulasan di atas barusan dapat berguna untuk anda.